IKATAN KELUARGA KATOLIK SUMATERA UTARA

Beranda » 2013 » Maret

Monthly Archives: Maret 2013

Renungan Harian 02 Maret 2013

Bacaan I: Mi. 7:14-15,18-20;

Mam. Tanggapan: Mzm. 103:1-2,3-4,9-10,11-12;

Bacaan Injil: Luk. 15:1-3,11-32

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.” Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya (lebih…)

GEREJA DAN BUDAYA MODERN: Gerakan Pembaharuan Kharismatik Gereja Katolik Indonesia

Oleh: Ratadiajo Manullang

Gereja selalu membarui diri. Pernyataan tersebut sudah tidak asing lagi bagi kalangan para pemimpin dan pejabat Gereja. Pembaruan Gereja dilakukan meliputi berbagai macam hal dan bidang, mulai bidang liturgi hingga pelayanan. Tulisan berikut ini akan membahas pembaruan yang terjadi dalam Gereja. Pembaruan yang dimaksud ialah Pembaruan Kharismatik Katolik yang terjadi dalam Gereja Katolik, secara khusus Gereja Katolik Indonesia. Pembahasan ini akan diawali dari sejarah munculnya gerakan pembaruan Kharismatik Katolik kemudian dilanjutkan dengan hal-hal yang mendasari pembaruan Kharismatik Katolik. Setelah mengetahui beberapa hal tersebut akan dijelaskan secara singkat sejarah pembaruan Kharismatik Katolik di Indonesia dan kemudian diakhiri dengan beberapa persoalan yang muncul sebagai tanggapan atas gerakan pembaruan Kharismatik Katolik. (lebih…)

‘Eksodus’ Societas Indonesia: Sebuah Review atas Buku Berfilsafat Politik Karangan Prof. Dr. E. Armada Riyanto, CM

Oleh: Ratadiajo Manullang

 

Esensi Filsafat Politik dan Societas Indonesia

Esensi Filsafat. Manusia adalah mahluk yang luhur karena kepemilikannya atas akal budi. Aktivitas akal budi menghantar setiap manusia untuk berfilsafat. Artinya, kodrat sebagai mahluk berakal budi membawa konsekuensi bagi manusia untuk memikirkan dirinya. Manusia dan filsafat adalah satu. Buku “Berfilsafat Politik” adalah contoh buah dari sebuah konsekuensi kodrati tersebut. Aktivitas akal budi melahirkan pemikiran-pemikiran atau filosofi-filosofi tentang suatu hal. Namun, buah aktivitas berfilsafat dari akal budi manusia bukanlah sesuatu yang murni yang melulu bertandang pada ranah transendental. Berfilsafat bukanlah milik orang-orang yang (lebih…)