IKATAN KELUARGA KATOLIK SUMATERA UTARA

Beranda » Filsafat

Category Archives: Filsafat

BARUCH [BENEDICTUS] D’ESPIÑOZA: (¤ AMSTERDAM, 24-11-1632 – † AJAX, 21-2-1677)

1.      Hidup dan Karya

2.      Pencaharian Makna Hidup

Permenungan filosofis Spinoza berhubungan erat dengan pencaharian makna hidup sejati. Kebalikan dari Cartesius yang mencari kebenaran ilmiah, Spinoza berupaya menemukan kebenaran yang dapat memberikan kesempurnaan dan kepenuhan hidup manusia. Spinoza mencari kebahagiaan sejati (eudaimonia). Bila permenungan filosofis Cartesian berciri gnoseologis-epistemologis, maka refleksi Spinozian berciri etis-moral. Diskursus metodologis Spinozian (Tractatus de intellectus emendatione) merupakan suatu pencaharian disiplin baru bagi hidup dan eksistensi manusia, suatu proses katarsis dari kebahagiaan yang tampak nyata dan pasti seperti kesenangan badaniah, karir yang mapan, gelimang harta dan berbagai macam privilegi ke suatu tatanan yang mengambang. Mungkinkah ada kebenaran yang sejati dan kebahagiaan abadi, sehingga manusia merasa bahwa dirinya utuh dan sempurna? (lebih…)

Iklan

FILSAFAT SEBAGAI ANCILLA THEOLOGIAE: Sebuah Perjalanan Filsafat Dalam Korelasinya Dengan Teologi

Oleh

Ratadiajo Manullang

Itinerarium Mentis In Deum atau perjalanan budi menuju ke Allah yang secara tegas menjelaskan bahwa pengembaraan budi manusia akan sampai kepada Allah[1]. Karya Bonaventura ini mau mengatakan bahwa budi manusia yang aktif selalu melakukan perjalanan. Arah perjalanan itu sendiri bertumpu pada kodratnya, yaitu rasa ingin tahu. Sedangkan mengenai akhir dari suatu perjalanan, akal budi akan menghantar manusia atau pribadi pada sebuah kesadaran bahwa puncak dari segala pengetahuan dan garis akhir pengembaraan adalah Allah sendiri. Lalu, bagaimanakah proses perjalanan ini dalam mencapai garis akhir? Satu hal yang pasti bahwa untuk mencapai suatu akhir perjalanan dibutuhkan perjuangan yang rumit, kesadaran yang tinggi dan waktu yang lama. (lebih…)

GEORGE BERKELEY: (¤ Kilkeny 12-3-1685 – † Cloyne 14-1-1753)

1.      Hidup dan Karya

2.      Proyek Riset

Proyek filosofis Berkeley berciri apologetis melawanmaterialisme, ateisme dan para pemikir bebas lainnya. Nucleus polemik berpusat pada penyangkalan atas eksistensi dari apa yang oleh para filosof namakan materi atau substansi korporis, yakni bahwa terdapat materi atau badan di luar pikiran. Kepercayaan terhadap eksistensi materi di luar pikiran merupakan cikal bakal dan akar dari ateisme modern.

 

3.      Epistemologi

Aksioma utama Berkeley adalah “Jangan memakai kata tanpa suatu ide”. Aksioma ini merupakan kunci untuk mengerti gnosologia Berkeleyian dan doktrin filosofisnya. Pertanyaan yang muncul adalah apa itu ide dan dari mana muncul? (lebih…)