IKATAN KELUARGA KATOLIK SUMATERA UTARA

Beranda » Teologi

Category Archives: Teologi

Allah dan Senjata: Gereja dan Terorisme: (Tinjauan Kritis atas Kitab Kenabian)

Oleh: Ratadiajo Manullang

Abstraksi

               Sebuah pemahaman alkitabiah tentang hubungan Allah dengan Israel dan dunia membantu kita menafsirkan ayat-ayat dalam literatur kenabian yang menghubungkan Allah dengan kekerasan. Keprihatinan tentang kekerasan Allah dalam Perjanjian Lama itu telah memicu berkembangnya kekerasan kumulatif selama abad ke-20 dengan aktivitas-aktivitas teroris, dan penyebaran konflik antar agama. Kultur kekerasan yang telah dibangun, sebagai buah dari interpretasi-interpretasi atas Kitab Suci yang sangat bervariasi, dan benyaknya kontroversi dalam tradisi-tradisi agama telah melampaui persoalan kehendak Allah. Penggunaan kekerasan Allah melalui para nabi dalam Kitab Suci tidak pernah menjadi tujuan dari kekerasan itu, melainkan memiliki tujuan ganda: penghakiman dan keselamatan. Melalui keterlibatan tersebut, Allah memperhitungkan efek kekerasan dari aktivitas manusia yang penuh dosa dan dengan demikian memungkinkan masa depan tanpa kekerasan bagi umat Allah. (lebih…)

SEJARAH PERKEMBANGAN DEVOSI DALAM GEREJA KATOLIK (Zaman kristiani awali sampai Konsili Vatikan II)

Devosi pada dasarnya ialah beragam nama doa dan praktik-praktik yang awalnya merupakan inisiatif pribadi/kelompok dan kemudian diterima oleh Gereja. Beberapa dari mereka sungguh direkomendasikan dan disetujui oleh otoritas gerejawi. Dengan dikatakan beragam nama mau ditunjukkan bahwa ada sejumlah besar bentuk doa sepanjang masa. Ada yang telah hilang di masa lampau, ada yang muncul dan masih dipraktikkan hingga sekarang, dan ada pula yang muncul pada masa kini. (lebih…)

KRISTUS KURBAN SATU-SATUNYA DI ALTAR

Ekaristi suci oleh Gereja disebut sebagai rahasia iman, puncak dari iman katolik. Hal ini menjadi suatu yang sangat penting dalam iman seorang Katolik. Konsili Vatikan II menegaskan agar umat beriman “hadir dalam perayaan rahasia iman itu, bukan sebagai orang luar atau penonton yang bisu, melainkan melalui upacara-upacara dan doa-doa, mereka memperoleh pengertian yang tepat tentangnya, lalu menjadi sanggup untuk turut serta pada perayaan ekaristi dengan penuh kesadaran, khidmat serta aktif”.
Ekaristi bukan hanya salah satu dari tujuh sakramen yang ada dalam Gereja Katolik. Ekaristi adalah Gereja dalam bentuk sakramen. Artinya “sakramen” di sini adalah persatuan dengan Allah dan kesatuan antar manusia. (lebih…)